Artikel TerbaruSelamat Datang di Putra Martapura

Rindu Bertemu Rasulullah

Rindu Bertemu Rasulullah
By: Uje

Siapakah engkau ya Muhammad..
Begitu dahsyatnya engkau berada di relung hati kami..
Seluruh para penghuni alam ini membicarakan engkau..
Jika bukan karena Engkau ya Muhammad...
Semua kami tidak akan pernah mengenal Robb kami...

Duhai ALLAH...
Maukah Engkau menghadirkan Beliau dalam mimpi kami?...
memandang kesejukan wajahnya dalam pelukan hati...
Mendengar kemerduan suaranya memanggil ENGKAU...
sebentar saja YA ALLOH...

Duhai ALLOH...
Semoga ENgkau Bangkitkan kami dalam barisan...
yang sama bersama Rosul kami...
Ya Habibi Ya Rosululloh...
Dari yang merindukanmu...

Free Download Maulid, Video, dan Ceramah Abah Guru Sekumpul

Download: Raga boleh terbaring di rumah sakit, namun hatinya selalu rindu pada murid-muridnya yang selalu merindukan kehadirannya, dan obat yang paling beliau suka hanya memuji Allah dan Rasul-Nya. di tengah sakitnya masih tersirat senyum di wajah beliau, senyum kerinduan pada Allah dan Rasulullah.

Download Saat Haul ke 4 Sayaikhuna Al Alimul allamah Al Arif Billah Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari di Sekumpul Martapura, yang dihadiri oleh para Habaib ulama dan pejabat daerah setempat, acara berlangsung dari magrib hingga sehabis isya di Musholla Ar-Raudhah ekumpul Martapura, hadir pula putra-putra beliau Amin Badali dan Khafi Badali yang duduk di tengah-tengah para Habaib dan jemaah.
 

Download Pembacaan Syair
Majelis pembacaan kitab, maulid maupun burdah selalu dihadiri ribuan jamaah dari seluruh penjuru Kalimantan selatan hingga luar daerah, mereka datang karena kecintaannya kepada sang guru dan Rasulullah SAW.



Download Membawa keranda jenazah
Jenazah di bawa dari kediaman beliau menuju Musholla Ar Raudhah untuk di sholatkan secara bergantian hingga waktu sholat Ashar tiba.


Kata Aku dan Kami dalam Al-Qur'an

 Seringkali dalam perdebatan muncul syubhat tentang Al Quran, kenapa kadang kadang memakai kata Aku (tunggal) dan kadang kadang memakai kata Kami (jamak), hal ini selalu digunakan oleh kaum nashrani dan kaum kufar lainnya untuk menyerang dan menyebarkan syubhat (kerancuan), serta keraguan atas kebenaran Kitabullah pada kaum muslimin, lalu….sebenarnya bagaimanakah jawaban atas syubhat tersebut ?? berikut adalah jawaban dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullahu ta’ala- :

……………….. salah satu sebab turunnya ayat tersebut adalah perdebatan orang-orang nashrani
mengenai yang kabur bagi mereka. Seperti FirmanNya أنا (Ana = Aku) dan نحن (Nahnu = Kami).
Para Ulama mengetahui bahwa makna نحن (Nahnu = Kami) disini adalah salah satu yang diagungkan dan memiliki pembantu-pembantu. Dia tidak memaksudkannya dengan makna tiga illah. Takwil kata ini yang merupakan penafsiran yang sebenarnya, hanya diketahui oleh orang-orang yang mantap keilmuannya, yang bisa membedakan antara siapa yang dimaksud dalam kata
إِيَّا (iyya = hanya kepada) dan siapa yang dimaksud dengan kata إِنَّ (inna = sesungguhnya kami ), karena ikut sertanya para malaikat dalam tugas yang mereka diutus untuk menyampaikannya, sebab mereka adalah para utusanNya.
Adapun berkenaan dengan satu-satunya illah yang berhak di ibadahi, maka berlaku bagi-Nya saja.
Karena itu Allahu ta’ala tidak pernah berfirman فإىّن فعبد ( faiyyana fa’budu = hanya kepada kami, maka beribadahlah).
Setiap kali memerintahkan ibadah, takwa, takut dan tawakal, Dia menyebut diri Nya sendiri dengan nama khususNya. Adapun bila menyebut perbuatan perbuatan yang dia mengutus para malaikat untuk melakukannya maka Dia berfirman :
إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا
sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata (Al Fath : 1)
dan…
فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ
Apabila Kami telah selesai membacakannya, maka ikutilah bacaanya itu (Al Qiyamah : 18)
dan ayat ayat semisalnya
Ini, meskipun hakekat makna yang dikandungnya yaitu para malaikat, sifat-sifat mereka dan cara cara Rabb mengutus mereka tidak diketahui kecuali oleh Allah ta’ala sebagaimana telah dijelaskan ditempat lain………….
Wallahu ‘alam
Bahan bacaan :
Al Furqon Baina ‘l Haq wa ‘l Bathil, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah , penerbit Dar Ihyai’t Turotsi ‘l Arabi

Huwannur, Syair Kerinduan Kepada Rasulullah SAW




Qasidah Huwannur karya yang indah Al-Habib `Ali ibn Muhammad al-Habsyi


هو النور يهدي الحائرين ضياؤه = وفي الحشرظلُ المرسلين لِواؤُه

Dialah Nabi ﷺ Pelita Cahaya yang memberi petunjuk orang-orang yang bimbang di Padang Mahsyar Panjinya sebagai pemberi naungan...


تلقى من الغيب المجرد حكمة = بها امطرت في الخافقين سماؤه

Sampailah kepadanya hikmah tanpa perantara apapun dengan hikmah itu hujanlah langit (dengan Rahmat) di segala penjuru barat dan timur...


ومشهود اهل الحق منه لطائف = تخبر ان المجد والشأو شأوه

Para saksi dari para Ahli Ma`rifah yang dalam kebenaran, menyaksikan dari Beliau ﷺ kasih sayang dan kelembutan-kelembutan, dikhabarkan sungguh apa yang terjadi adalah dengan keinginanmu (ﷺ)...


فلله ماللعين من مشهد اجتلا= يعزعلى اهل الحجاب اجتلاؤه

Padaku penglihatan apa-apa yang kusaksikan sangatlah berpijar luhur, menundukkan para pemilik kemuliaan yang masih tertutup penglihatannya dari pandangan keluhuran ini...


ايانازحا عني ومسكنه الحشا = اجب من ملا كل النواحي نداؤه

Wahai yang jauh dariku dan tempatnya di lubuk hati yang terdalam, jawablah wahai Saudaraku seruan (Sang Nabi ﷺ) yang memenuhi segala penjuru...


اجب من تولاه الهوى فيك وامض في= فؤادي مايهوى ويشاؤه

Jawablah wahai yang diriku adalah terbenam dalam rindu padamu (ﷺ) dan mengalir pada sanubariku apa-apa yang dirindukan sanubari ini dan yang ia (diriku) dambakan...


بنى الحب في وسط الفواد منازلا = فلله بان فاق صنعا بناؤه

Cinta membangun Istana Agung di dalam hati yang terdalam, demi ALLAH, sungguh tempat itu paling tinggi dan indah di antara bangunan (tempat) yang lain.


بحكم الولا جردت قصدي وحبذا = موال ارواح القلب منه ولاؤه

Dengan keputusan pasrah kubiarkan yang lainnya berlalu dari semua keinginanku, dan alangkah indahnya Sang Baginda menenangkan hati ini dari wewenang lembutnya...


مرضت فكان الذكر براءا لعلتي = فياحبذا ذكرا لقلبي شفاؤه

(Jika) aku sakit, maka menceritakan tentangnya (ﷺ) adalah obat bagi penyakitku, sungguh indah, menyebutnya adalah obat bagi hatiku...


اذا علم العشاق داي فقل لهم = فان لقا احباب قلبي دواؤه

Jika para perindu mengetahui penyakitku, maka katakan kepada mereka, sesungguhnya perjumpaan dengan kekasih hati itulah obatnya...


ايا راحلا بلغ حبيبي رسالة = بحرف من الاشواق يحلو هجاؤه

Wahai orang yang berjalan (ke Madinah) sampaikan lembaran cinta kepada Kekasihku (ﷺ) dengan indahnya ejaan huruf-huruf kerinduan...


وهيهات ان يلقى العذول الى الحشا = سبيلا سواء مدحه وهجاؤه

Maka sulitlah bagi yang memusuhi cinta ini sampai ke batas yang tidak mungkin, mencapai jalan kebenaran dengan memujinya (ﷺ) dan mengucapkan padanya (ﷺ)...


فوادي بخير المرسلين مولع = واشرف مايحلو لسمعي ثناؤه

Jiwaku terbakar (karena cinta) dengan sebaik-baik Utusan, dan yang terindah di pendengaranku adalah mendengar pujiannya...


رقى في العلى والمجد اشرف رتبة = بمبداه حار الخلق كيف انتهاؤه

Mulia dalam tangga-tangga keluhuran, semulia-mulia tingkatan yang semakin luhur, dalam awal cinta dan rindu pada Beliau ﷺ akan muncul hangat membara di hati makhluk, maka bagaimana keadaan yang telah mencapai puncaknya... ?


ايا سيدي قلبي بحبك بايح = وطرفي بعد الدمع تجري دماؤه

Wahai Tuanku, hatiku lebur dengan kecintaan kepadamu, mata ini niscaya menangis darah setelah air mata mengering dan tidak mengalir...


اذا رمت كتم الحب زادت صبابتي = فسيان عندي بثه وخفاؤه

Jika engkau sembunyikan cinta maka akan bertambah kecintaanku dan airmataku, maka sama sahja bagiku, ku ungkapkan cinta itu atau ku sembunyikannya...


اجب ياحبيب القلب دعوة شيق = شكى لفح نار قد حوتها حشاؤه

Jawablah seruan kerinduan ini wahai Kekasih hati, rintihan api kerinduan telah menyelimuti lubuk hatiku...


ومرطيفك الميمون في غفلة العدا = يمر بطرف زاد فيك بكاؤه

Maka lewatkanlah keindahan dan kelembutanmu saat hamba-hamba ummatmu (ﷺ) yang tenggelam dalam kelupaan, lintasan keindahan dan kemuliaanmu yang membuat berlinangnya airmata...


لي الله من حب تعسر وصفه = ولله امري والقضاء قضاؤه

Duhai ALLAH, sungguh sulit cinta ini di ungkapkan, semua ini hanya kepada ALLAH kupasrahkan karena ketentuan adalah KetentuanNYA...


فيارب شرفني برؤية سيدي = واجل صدى القلب الكثير صداؤه

Wahai ALLAH, Muliakanlah aku dengan memandang Tuanku (Sayyidina Muhammad) dan Bersihkanlah hati yang penuh dengan kekeruhan ini...


وبلغ عليا مايروم من اللقا = باشرف عبد جل قصدي لقاؤه

Dan Sampaikanlah pada diriku (al-Habib `Ali al-Habsyi) pada puncak harapan untuk berjumpa dengan semulia-mulia hamba,dan perjumpaan dengannya adalah segala tujuanku...


عليه صلاة الله ماهبت الصبا = وما اطرب الحادي فطاب حداؤه

Atasnya Curahan Selawat selama angin berhembus sebanyak asyik merdunya Qasidah pujian yang memadukan cinta padamu (ﷺ), maka semakin indahlah yang menyatukan hati dalam cinta padanya (ﷺ)...


مع الال والصحب ماقال منشد = هو النور يهدي الحائرين ضياؤه

Beserta Keluarga, Sahabat dan yang diucapkan oleh Munsyid (Pembaca Qasidah), dialah Pelita Cahaya yang memberi petunjuk orang-orang yang bimbang...


Khobbiri Syair kerinduan Abah Guru Sekumpul kepada Rasulullah


خبري (Berilah Kabar Padaku)


خبّري خبّري خبّري يا نسيمى عن مغرام شذي والهان

Berilah kabar kepadaku,wahai angin sepoi-sepoi,
aku tergila-gila,aku sangat rindu dan bingung

عا شق اه عاشق عا شق الأنوار
Oh rindu,rindu kepada cahaya

أنت عنّي تشتكي والحالي كلّ اللّيل سهران
Engkau perintahkan aku mengadu kepadanya,
lihatlah keadaanku,sepanjang malam aku begadang

كي ارأ المختار كي ارأ المختار
Agar aku dapat memandang Nabi al-Mukhtar(nabi pilihan)

من يّلمني في غرامي طا لما عاشق جمالك
Barang siapa,menghina penyakitku,
sungguh sangat terlambat karena kerinduanku pada kebaikan kekasihku sudah lama

يامكرّم يا ممجّد يا مؤيّد بالشّفاعة
Wahai manusia yang dimuliakan,
diagungkan,dikuatkan dengan syafa’at

هاأنا أنالها
Berilah itu kepadaku


Puisi untuk Rasulullah SAW

Katakanlah adakah seseorang yang lebih hebat darinya?
Yang Allah Tuhannya membagi padanya rahmat untuk dia bagikan kepada semesta?
Yang jutaan malaikat kepadanya tak berhenti bersholawat
Matahari karena doanya tenggelam terlambat, bulan terbelah dan pepohonan sujud padanya

Katakanlah adakah yang lebih indah darinya?
Alif hidungnya, nun alisnya, dan min bibirnya
Jika Yusuf mendapat separuh ketampanan.
Maka dia telah diberi ketampanan sempurna

Adakah yang lebih indah darinya?
Di tangannya ada berkah, di hatinya ada cinta
Di matanya ada telaga.
Di dalamnya kita bisa beranang dalam sejuk kasihnya

Katakanlah siapa yang lebih baik darinya?
Kasihnya dirasa hingga bahkan oleh kafir yang durhaka
Dermawannya tak pernah takut kefakiran mendera
Tawadhu, sabar, syukur, ikhlas, dan selalu berlapang dada
Senyum dari bibirnya tak pernah sirna

Katakanlah adakah selainnya yang sempurna?
Dia mengingat Allah di setiap waktunya
Memberi syafaat hingga selamat umatnya dari siksa neraka
Berkorban bahkan dengan darah dan air mata
Wahai.....Yang kami inginkan darimu
Adalah bisa bersamamu
Ya Rasulallah..................

Kembali kami pada robiul awwal bulanmu
Dan tak ada yang terucap dari kami kecuali hanya sekedar terima kasih
Ya! Terima kasih Ya Rasulallah
Terima kasih atas kasih sayangmu untuk kami
Terimaksih atas limpahan rahmat dan kilaun cahaya yang kau tebar di bumi
Terima kasih atas doa-doa indahmu mendoakan kami
Terima kasih atas ribuan istighfar, permohonan ampunmu untuk kami
Terima kasih untuk sujud-sujud panjangmu meminta syafaat untuk kami
Sungguh kami hanya bisa berterima kasih karena sungguh kami tak bisa membelasnya dengan apapun

Terima kasih pula ya Rasulallah.....
Atas tiap tetesan keringatmu berjuang demi kami
Terimakasih untuk lelah dan pengorbananmu untuk kami
Dan terimakasih untuk segenap bimbingan, setiap ajaran, dan seluruh didikan darimu
Sungguh sekali lagi hanya terimakasih yang kami bisa Karena ternyata maaf
Karena ternyata maaf untuk menjadi umatmu kami jauh dari sempurna
Maaf atas didikanmu yang belum banyak terlaksana
Maaf atas sunnahmu yang bahkan di rumah-rumah kamipun, kami abaikan begitu saja
Maaf atas syariat yang kau perjuangkan dan tak kami jalankan sengan semestinya
Maaf atas akhlak dan budi pekertimu yang sekedar teori tanpa praktek dalam diri kami
Maaf, jika selama ini kami mengaku mencintaimu tanpa mampu memberi bukti

Pada Robiul awwal bulanmu...ada harapan kami
Semoga bisa menjadi umat yang baik, Untukmu......
Ya Allah...di bulan kelahirannya, gemakan namanya di seluruh ruang hati kami...

Kelahiranmu adalah lahirnya kebaikan
Lahirnya jalan petunjuk, lahirnya iman, lahirnya islam
Lahirnya makrifat, lahirnya hidayah, lahirnya rahmat Allah
Lahirnya cinta-Nya, lahirnya syurga....untuk kami, umatmu....

Kasihnya dekat tak bersekat
Cintanya nyata dan senantiasa
Rahmat di hatinya adalah karunia terindah
Yang Allah hadiahkan untuk kita....

Oleh: Halimah Alaydrus 

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi, Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”
(Surah Al-Ahzab: 56)

Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya manusia yang paling utama denganku pada hari kiamat
ialah yang paling banyak bershalawat ke atasku”






 
Support : Copyright © 2015. Putra Martapura Blog - All Rights Reserved
Proudly powered by M. Firdaus Habibi
.comment-content a {display: none;} -->